Rabu, 23 Desember 2015

Bedanya Cowok Baik-Baik dan Cowok Baik.

Pada dasarnya semua orang itu baik, hanya saja lingkungan dan didikan yang bisa mempengaruhi, apakah orang itu memang asli baik-baik atau sekadar 'baik'. Memangnya, apa sih yang membedakan mereka?

1. Cowok baik-baik itu akan selalu menghormati ceweknya sedangkan cowok yang ‘baik’ akan berlaku seperti itu ketika memang dia merasa dia butuh untuk bersikap hormat.
Ladies, kalau kamu bisa bedakan mana tas Louis Vuitton yang asli dan palsu, kamu juga harus bisa bedakan mana cowok yang memang menghormatimu sebagai seorang cewek dan mana cowok yang cuma menganggapmu sebagai 'objek'. Coba kamu lihat, bagaimana cowokmu bersikap ketika dia ada di depan orang tuamu. Apakah perilaku, tutur kata dan sikapnya masih sama ketika dia hanya berdua denganmu?

2. Cowok baik-baik tidak akan pernah menjerumuskanmu ke dalam bahaya walaupun ia tahu sebenarnya sesuatu yang ‘bahaya’ itu menyenangkan. Sedangkan cowok yang ‘baik’ akan membawamu merasakan kebahagiaan semu dan ternyata berakibat fatal.
Kalau dia benar-benar sayang padamu, dia bakalan benar-benar ngejagain kamu. Bukan dalam tahap super protektif ya, tapi dia bisa mengontrol dirinya ketika memperlakukanmu. Dia akan mengutamakan keselamatanmu dibandingkan kesenangan yang mungkin hanya sementara. Beda sama cowok yang menarik tanganmu menuju kegembiraan semu. Wih, kesannya cowok ini macho banget, manly banget, dia tahu gimana caranya bersenang-senang dan dia tahu gimana caranya bikin kamu jadi cewek paling beruntung. Iya, tapi dia lupa bagaimana bertanggung jawab atas keselamatan dan masa depanmu.

3. Cowok baik-baik mampu berpikir dan bersikap dewasa, beda sama cowok ‘baik’ yang masih sempit pemikirannya dan hanya memikirkan kesenangan dirinya sendiri.
Cowok yang asli baik-baik pasti berpikir jauh ke depan, berpikir dua bahkan tiga kali sebelum dia melakukan segala sesuatunya yang berhubungan denganmu. Jadi segala tindakan sudah ia perhitungkan risikonya dan yang terpenting, ia siap bertanggung jawab. Sedangkan cowok yang ‘baik’ kesannya lebih rough dan challenging, kamu pasti berpikir dia baik banget mengajakmu untuk berpetualang dengan yang namanya hidup karena dia mengajarkanmu soal YOLO (you only live once). Tidak ada yang salah dengan konsep YOLO, tapi yang harus dipikirkan adalah bagaimana dia menanggapi konsep YOLO itu. Cowok baik-baik akan berhati-hati karena dia tahu hidup cuma sekali, sedangkan cowok baik tidak banyak berpikir soal risiko dan tanggung jawab. Yang penting baginya adalah menikmati setiap detik dalam hidup tanpa memikirkan risiko.

4. Cowok baik-baik tahu kapan dia harus mengontrol dirinya, sedangkan cowok ‘baik’ biasanya lebih mengutamakan instingnya dan kebebasan yang dia miliki. Akhirnya berujung pada penyesalan dalam hidup.
Salah satu bukti nyata untuk tahu apakah cowokmu itu cowok baik-baik apa bukan itu bisa dilihat dari caranya mengontrol diri. Mengontrol itu bisa di segala aspek, mulai dari mengontrol perkataannya, mengontrol sikap saat bersama teman-temannya, mengontrol pikirannya, mengontrol perasaannya, mengontrol keuangannya, mengontrol waktunya denganmu, teman-teman serta keluarganya. Beda banget sama cowok yang sekadar baik dan belum berproses. Dia akan lebih banyak memakai instingnya. “Hal yang aku lakukan sekarang pasti benar karena entah kenapa memang instingku bilang aku pasti sukses di jalan ini.” Terkesan manly banget ya? Iya, tapi kamu sendiri juga yang akan sakit kan, kalau sampai cowokmu menemui penyesalan? Apalagi kalau ternyata penyesalan cowokmu adalah menjalin hubungan denganmu.

5. Cowok baik-baik itu mampu menjadi gentleman buat semua cewek namun tetap membedakan perilakunya untukmu dan cewek lainnya. Beda dengan cowok ‘baik’ yang bersikap gentleman hanya di depanmu saja.
Eits, poin ini rancu dan perlu kamu pahami dengan baik-baik. Jadi begini, cowok baik-baik itu tidak akan memakai topeng “GUE GENTLEMAN SEJATI” karena dia memang bersikap gentle ke semua cewek. Dia menghargai cewek karena dia paham cewek adalah makhluk ciptaan Tuhan yang didesain khusus untuk melengkapi dirinya. Tapi bukan berarti dia ganjen dan main mata ke semua cewek, tapi dia paham harus berlaku seperti apa untuk cewek-cewek. Tentunya dia juga paham batasan perilakunya ke teman cewek dan pacarnya. Beda lho sama cowok ‘baik’ yang cuma gentle saat ada maunya aja. Ketika PDKT misalnya, wuih, dia baiknya setengah mati, benar-benar gentleman sejati. Tapi saat kamu sudah jadian, hilang semua sikap manis dan sopan yang dulu menghiasi harimu.

6. Cowok baik-baik itu nggak akan mudah mengucapkan kata “cinta” tapi dia mampu membuktikannya secara langsung tanpa diminta. Sedangkan cowok ‘baik’ akan lebih mudah mengobral kata “cinta”, mungkin tanpa paham betapa berharganya arti kata itu buat seorang cewek
Sudah ditekankan berkali-kali kan, cewek itu lemah di kata-kata serta pujian. Jadi sebagai cewek, kamu harus ekstra hati-hati saat seorang cowok bilang “Aku cinta sama kamu”. Cowok yang baik-baik nggak akan mudah ngomong kata “cinta” dan kamu jangan sedih kalau memang dia sulit mengungkapkannya padamu. Tapi kamu harus sadar bahwa hal-hal kecil yang ia lakukan denganmu itu adalah tanda bahwa sebenarnya dia cinta padamu. Sedangkan cowok ‘baik’ adalah orang yang mudah banget bilang, “Aku mencintaimu. Aku benar-benar cinta dan kamu adalah satu-satunya dalam hidupku. Aku nggak akan bisa melupakanmu.” Iya, iya. Mungkin si cowok saat itu lagi terbakar semangat cinta, tapi setelah semua yang indah-indah itu lewat, apakah si cowok masih cinta? Kata “cinta” sendiri sudah kehilangan kadar kesuciannya sekarang karena terlalu banyak diumbar. Jadi, jangan sampai termakan omongan cowok yang sekadar ‘baik’ padamu.

7. Cowok baik-baik itu akan membaca artikel ini, merefleksikan diri, bersyukur kalau dia sudah berusaha menjadi yang terbaik untuk ceweknya. Sedangkan cowok ‘baik’ bakalan merasa tersinggung dan pengen mengumpat dalam hati serta menganggap artikel ini nggak adil.
Tenang saja, normal dan wajar kok. Semua orang, baik cowok dan cewek bakalan terus dibentuk dan diproses, menuju manusia yang lebih baik setiap hari. Setiap hari adalah kesempatan buatmu untuk berubah. Hanya saja pilihan di tanganmu dan cuma kamu yang bisa memutuskan untuk mau berubah atau nggak. Kalau memang kamu ingin jadi yang lebih baik buat cewekmu, ya berusahalah untuk menjadi cowok yang bisa ia banggakan di depan teman-teman ceweknya. Buat cewek-cewek, kalau kamu juga merasa masih banyak kekurangan, berusahalah untuk berubah jadi kekasih yang terbaik untuk cowokmu. Karena nggak ada hubungan yang berhasil kalau kedua pihak nggak berusaha untuk menjadi lebih baik setiap hari.

Kamis, 17 Desember 2015

Amnesia - 5 Seconds Of Summer

Amnesia - 5 Seconds Of Summer

I drove by all the places we used to hang out getting wasted
Kulewati tempat-tempat dulu kita biasa nongkrong mabuk-mabukan
I thought about our last kiss, how it felt the way you tasted
Terpikirkan olehku ciuman terakhir kita, seperti apa rasanya dirimu
And even though your friends tell me you're doing fine
Dan meskipun teman-temanmu bilang kau baik-baik saja

Are you somewhere feeling lonely even though he's right beside you?
Apakah kau di suatu tempat merasa kesepian meski dia di sisimu?
When he says those words that hurt you, do you read the ones I wrote you?
Saat dia ucapkan kata-kata yang melukaimu, apakah kau baca kata-kata yang kutulis untukmu?

Sometimes I start to wonder, was it just a lie?
Kadang aku mulai bertanya-tanya, apakah ini dusta belaka?
If what we had was real, how could you be fine?
Andai yang dulu kita punya nyata adanya, bagaimana bisa kau baik-baik saja?

'Cause I'm not fine at all
Karena aku tak baik-baik saja

IV
I remember the day you told me you were leaving
Teringat olehku hari saat kau bilang kau kan pergi
I remember the make-up running down your face
Teringat olehku riasan meleleh di wajahmu
And the dreams you left behind you didn't need them
Dan mimpi-mimpi yang kau tinggalkan, kau tak butuh semua itu
Like every single wish we ever made
Seperti setiap doa yang tlah kita buat
I wish that I could wake up with amnesia
Anda aku bisa terbangun dengan amnesia
And forget about the stupid little things
Dan lupakan semua hal-hal bodoh itu
Like the way it felt to fall asleep next to you
Seperti rasanya tertidur di sampingmu
And the memories I never can escape
Dan kenangan yang aku tak bisa lepas darinya

'Cause I'm not fine at all
Karena aku tak baik-baik saja

The pictures that you sent me they're still living in my phone
Foto-foto yang kau kirimkan padaku, semuanya masih ada di hapeku
I'll admit I like to see them, I'll admit I feel alone
Kan kuakui, aku suka melihatnya, kan kuakui, aku merasa kesepian
And all my friends keep asking why I'm not around
Dan semua temanku terus bertanya mengapa aku tak muncul

It hurts to know you're happy, yeah, it hurts that you've moved on
Sakit rasanya tahu kau bahagia, yeah, sakit rasanya kau tlah lanjutkan hidup
It's hard to hear your name when I haven't seen you in so long
Berat mendengar namamu saat aku tak melihatmu begitu lama

It's like we never happened, was it just a lie?
Seakan kita tak pernah ada, apakah ini dusta belaka?
If what we had was real, how could you be fine?
Jika yang pernah kita punya nyata adanya, bagaimana bisa kau baik-baik saja?

'Cause I'm not fine at all
Karena aku tak baik-baik saja

Back to IV

If today I woke up with you right beside me
Andai hari ini aku bangun denganmu di sisiku
Like all of this was just some twisted dream
Seakan semua ini hanyalah mimpi yang kacau
I'd hold you closer than I ever did before
Kan kudekap kau lebih erat daripada sebelumnya
And you'd never slip away
Dan kau takkan pernah pergi
And you'd never hear me say
Dan kau takkan pernah mendengarku berkata

Back to IV

'Cause I'm not fine at all
Karena aku tak baik-baik saja
No, I'm really not fine at all
Sungguh, aku tak baik-baik saja
Tell me this is just a dream
Katakan padaku semua ini hanyalah mimpi
'Cause I'm really not fine at all
Karena aku tak baik-baik saja

Rabu, 16 Desember 2015

Membiasakan

Membiasakan, mungkin kalimat itu yg mulai begitu terdengar tak asing ditelingaku. Entah semenjak aku mulai sering merasakan kerinduan, aku merasakan kesepian, merasakan kesendirian yg begitu melekat dikeseharianku. Ini bukan pertama kalinya aku merasakan keadaan seperti ini, duduk sendirian dan memperhatikan sekeliling ku yg perlahan memunculkan sebuah memori yg indah yg pernah terjadi padaku. Semua saling berbaris seperti merangkai sebuah kisah yg pernah aku lalui. Angka-angka yg sangat sakral selalu terselip dalam barisan kisah yg makin terbayang didepan mataku. Angka-angka yg membuat aku semakin ingat akan kenangan yg harus ku lupakan.

Dulu aku terbiasa menunggu pesan singkat yg selalu menghiasi hari-hariku, menanti kalimat-kalimat indah. Kalimat-kalimat yg begitu kutunggu, memang hanya sekedar atau sepenggal kalimat namun aku merasa sangat bahagia. Entah dimana letak keindahan kalimat itu hingga menjadi hal yg begitu indah kubaca. Namun kini aku hanya bisa duduk dan menunggu pesan itu entah kapan akan datang lagi. Saat ini semua memang berbeda. Tak mungkin kan aku rasakan sebuah perasaan yg begitu melekat dihatiku, ditelingaku, dimataku, dan disetiap hariku. Tak mungkin lagi kini kisah itu akan kurasakan lagi, saat ini cukup hanya ada aku dan kamu tanpa kita.

Aku tau, mungkin saat ini kamu begitu ingin pergi menjauh dariku. Tanpa kamu katakan ingin pergi dariku, tanpa kamu utarakan isi hatimu, aku mengerti dari semua tingkahmu padaku. Aku memang bersedih melihat sikapmu saat ini, namun aku harus sadar. Hidupmu harus bahagia tanpa aku, karena memang itu yg kamu inginkan. Pergi menjauh dan tanpa aku disampingmu.

Semua yg pernah kita lalui berdua, semua kisah yg telah kau tuliskan dihatiku mungkin hanya bisa ku baca dan ku kenang kembali. Hanya semu, hanya bayang bayang yg tersamari oleh sebuah perasaan sakit yg terus menggangguku. Semua yg indah yg telah kau berikan padaku kini hanya seperti angin yg dingin yg kurasakan tanpa bisa aku nikmati.

Ingatkah kamu saat rangkaian kata yg kau ucapakan padaku, saat kita Saling berhadapan. Saat itu kau ucapkan kata-kata yg membuat hati ini semakin mencintai dirimu, seakan akan hatiku tak ingin lepas dari eratnya pelukmu. Dan kau ucapkan janji-janji yg membawaku melambung tinggi hingga ku terbawa angan-angan kita berdua.

Aku sempat percaya akan semua yg kau katakan, kau buat aku hingga yakin akan kesungguhan ucapanmu. Namun aku salah, kau hanya membawaku pada angan-angan semu, semua yg kau ucapkan hanya palsu, semua keindahan kalimat yg kau ucapkan hanyalah rangkaian kata yg tiada arti.

Namun kini semua telah berbeda, aku harus bisa bangkit dari bayang bayang rangkayan kata semu darimu. Walau aku hanya sendiri berteman sepi disini, walau aku harus relakan dan paksakan hati ini untuk mencoba mencari pelangi yg lain. Walau aku harus bangkit melawan semua rasa kecewa ku sendiri. Ini harus ku coba dan ini yg harus aku jalani, melupakan semua rangkaian kata yg selau membuat hatiku terbawa akan suasana yg sangat indah namun menyakitkan.

Be smart ya shayyyyy.....

Temen gue ada yg pernah bilang gini "keseriusan cowok di lihat dari kemampuannya membayar makanan dan membelikan barang untuk pacaranya" agak konyol sih yaa di dengernya. Gue sebagai cewek agak kurang setuju.
Iyaa sihh.. cowok biasanya gak keberatan membayar makan atau tiket bioskop bahkan ada yg rela beliin semua kebutuhan pacarnya dalam hal sekecil apapun. Apa lagi saat cowok lagi berusaha ngedeketin cewek yg dia incer.

Yaaa emang nggak semua cewek itu bergantung sama cowoknya, ada yg secara sadar atau engga sadar cewek selalu merengek minta sesuatu dan itu harus di wujutin entah murah atau mahal yg penting dia suka. Ada juga yg secara dewasa lebih memilih untuk menahan semua keinginannya, karena perasaan takut.

Iya takut... gaiseee kita nih sebagai cewek pernah denger kan "nggak semua orang baik ke kita kalau nggak ada maunya" .

Sekarang coba kalian cermati dehh.
Mungkin bagi kalian yg beruntung punya pacar yg bisa turutin semua kemauan kalian tanpa minta imbalan apapun dari kalian, mungkin bisa jadi pacar kalian cuma mau bahagiain kalian dengan hal apapun. Pacar kalian itu lakuin itu cuma mau kalian seneng, dan tetep bertahan setia sama hubungan.

Yaa... laki-laki kayak gini bisa lah di bilang royal.

Ada juga yg beruntung ga beruntung...
gimana engga, sekarang kalo semua kemauan lo di turutin tapi ada niat busuk di dalem otaknya terhadap diri lo, terus mereka nuntut karena udah turutin semua kemauan lo dan mereka minta hal-hal negatif yg ga wajar yg bagi gue itu merugikan cewek bgt.

Apa bedanya sama ngejual sih shay... dulu sih iya masih ada kegiatan "barter=tukar menukar barang" tapi itu kan barang, kalo itu cowok minta di barter sama your body gimana? apa lo rela?....
masa depan lo mau di kemanain?

Gini deh shayyy.. misalnya lo mau, lo rela nih dan lo kasih, belum tentu itu laki bakal setia sama lo terus. Iya kalo dia cuma niat nikmatin lu doang setelah dapet terus lo di buang di tinggalin gitu aja, terus yg nyisa apaan? cuma aib, rasa malu dan dosa yg lu rasain sendirian.

Apa lagi nih ya cowok yg tulus dan royal sama lu , tapi ga lu hargain dan lu malah semakin ga tau diri. lu minta ini itu tapi ujungnya lu ninggalin dia karena ada yg lebih royal dari dia.

aduhhhhhh kasian cowoknya... mending sini bang sama neng 😁

Tapi di balik itu semua, cowok akan lebih menghargai cewek yg mau bergantian bayar. Mereka bukannya pelit, hubungan ini adalah tanggung jawab berdua. Sehingga urusan financial seharusnya juga urusan berdua.
Cowok lebih menghargai cewek yg sigap membayar uang parkir atau sekedar mentraktir segelas jus saat menyetir jarak jauh dari pada cewek yg menggelayut manaja tunjuk benda sana sini minta di belikan.

Dia bukan ATM berjalan, lain urusan jika sudah menikah, maka masalah financial 100% tanggung jawab laki-laki.

Mungkin mereka bakal sakit hati kalo di bilang semua cowok itu sama(biasanya cewek bilang begitu jika ada cowok yg baru aja nyakitin dia/bisa jadi karena kemauannya ga di turutin), tapi gue lebih sakit hati kalo ada kelakuan segelintir cewek yg matrealistis itu jadi ngebuat cowok ikutan judge semua cewek itu sama. Langsung deh tepuk sama rata kalo semua cewek itu menyebalkan dan hal negatif lainnya.

Jujur deh kalian pasti gak suka di tuduh "semua cewek itu sama/semua cowok itu sama".

Jadi bagi kalian para cowok yg udah ngalamin masa masa di manfaatin dalam hal keuangan, jangan beranggapan semua cewek itu sama. Mungkin emang kalian di pertemukan dengan orang yg salah, tapi masih banyak kok perempuan yg bisa lebih menghargai kalian di luar hal itu.

hahah kalo urusan di porotin sih itu udah nasib ya bang... besok besok jgn terlalu gampang bikin baper makanya, cewek mah di kasih yg dia suka mana ada yg nolak.

and buat kalian para cewek stop pemikiran kalian dan kelakuan kalian untuk manfaatin cowok-cowok buat keperluan pribadi. Jangan sampe nanti diri lo sendiri yg ternyata di rugiin paling besar. semua itu pasti ada timbal baliknya kok.

Jadi lebih baik cewek dan cowok lebih bekerja sama, lebih saling royal satu sama lain lebih saling menerima satu sama lain, saling menjaga dan saling mengerti satu sama lain.

Disini gue gak bermaksut judge satu pihak atau keduanya, tapi gue cuma mau mengingatkan buat kalian semua temen-temen gue. be smart ya shayyy....

Minggu, 13 Desember 2015

Jangan pernah menyesal

Setiap hubungan akan berakhir.
Entah berakhir bahagia atau pahit.
Jangan pernah menyesal, karena tidak semuanya tidak bisa di ulang dan di perbaiki di masa lalu.
Setidaknya kamu pernah mencintai dengan tulus walau tidak berakhir mulus.
Setidaknya pernah berusaha walau di sepelekan.
Setidaknya paham tentang komitmen bersama untuk saling bertahan dalam kondisi sulit.
Setidaknya setia pada satu pilihan dengan segala pertanggung jawaban, entah meninggalkan atau memilih bertahan.
Hingga akhirnya suatu hari sadar mungkin kamu memang pantas untuk dapat yang lebih baik.
Bukan yang sempurna, karena ketika kamu mencari yang sempurna kamu akan kehilangan yang terbaik.
Suatu saat, entah kapan... ada bagian yang sadar bahwa ada yang telah merasa kehilangan.
Jadilah orang yang berkualitas.
Yang bisa memberi arti dalam suatu hubungan yang mampu memberi kenangan.
Yang mampu bangkit ketika harus jatuh berkali-kali.
Yang mampu memaafkan secara perlahan atau bahkan yang dengan ikhlas memberikan kesempatan kedua (jika di takdirkan).
Karena kita tidak tau setelah kamu menyakitinya, apakah setelah semua yang terjadi dia masih orang yang sama.

Aku harus berhenti

Bukannya gak mau ngejar dan gak mau nyariin seperti kemarin kemarin lagi.
Aku cuma ingin terbiasa dengan ini sampe akhirnya jadi biasa aja.
Perasaan ini juga gak berubah, masih sama.
Yang berubah itu, sekarang aku mulai maksain hati biar sinkron sama otak buat berhenti ngejar.
Karena kenyataannya, kamu terlalu asik aku kejar sampai kamu lupa kalo aku udah berhenti.

Ibaratnya selama aku ngejar itu aku pernah kesandung, ketabrak, keserempet, jatuh, kepleset tapi kamu gak pernah menoleh sedikitpun.
Kamu terus lari di depan dengan ketawa-ketawa seperti bangga ada cewek bodoh yang berusaha ngejar.
Ibaratnya lagi, kadang kamu larinya pelan banget sampai aku "hampir bisa" ngegapai kamu.
Kadang juga kamu larinya kenceng yang jauh sampe aku terus kecape-an, sampe aku sadar aku luka dan perlu di obatin.

Aku harus berhenti.

Kamu keasikan lari sampe di belakang kamu udah gak ada aku lagi.
Dan emang aku harus berhenti.
Karena seperti kupu-kupu, yang semakin di kejar akan semakin lari.
Tapi kalo kita berhenti dan kita diem, kupu-kupu itu akan hinggap dengan sendirinya.

Sabtu, 12 Desember 2015

Kamu!!!

Kamu ingin selalu di percaya, tetapi tingkah laku kamu gak ada yang bisa membuktikan kalo kamu bisa di percaya.
Di tanya sayang apa enggak, ya sayang banget.
Di bilang capek apa enggak, capek banget.
Capeknya tuh capek batin.
Berusaha percaya dan menerima apa adanya dan berusaha ilangin fikiran negatif dan tutup kuping atau ngehindarin pengaruh omongan dari luar sana yang nggak enak, tapi susahnya setengah mati.
Sementara apa yang di omongin orang di luar sana ada benernya, karena sesuai fakta yang terjadi dan barang bukti.
Saat di cocokin omongan orang sama fakta yang udah terjadi, eh.. ada benernya juga.
Gak ada hal yang bisa buat aku percaya.
Mulut kamu terlalu besar, banyak omongan tapi nyatanya NOL.
Omongan kamu juga nunjukin seakan akan kamu itu orang ter-Capek di dunia.
Oke, sama-sama capek kok di sini.
Di bilang gak pengen kehilangan, ya nggak pengen, orang sayang!!!
Saat kurang perhatian, larinya malah ke orang lain.
Tapi saat aku ke gep sama kamu, kamu gak terima orang lain komunikasian sama aku.
Giliran nanti aku nangis dan orang lain hapus air mata aku, kamu gak terima dan bisa jadi mutusin aku karena kamu mikirnya negatif.
Gimana sih mau kamu? Gak mau aku di rebut orang, tapi gak di jaga. Aneh.

Titik jenuh

Akan ada masa dimana titik jenuh seseorang menapai puncaknya.
Saat sebuah kata mampu melukai hati.
Saat sebuat janji mampu diingkari.
Saat sebuah cinta mampu disiasiakan.
Kadang rasa penyeselan selalu mucul setelah semua itu telah terlanjur terjadi.
Apalah arti sebuah maaf bila terus terjadi berulangkali?
Akan kah semua akan kembali saat masa masa jenuh mulai tumbuh?
Rasa dimana hati tak mampu menampung lagi segala rasa.
Rasa dimana air mata tak mampu mengartikan sebuah rasa.
Saat masa itu telah tiba
tak ada guna dua buah hati menyatu,
karena yg telah hancur tak mungkin utuh kembali.